Permainan Sedang Apa Memunculkan Pemimpin

100 comments

Posted on 26th April 2010 by akubiru in biru hati

, , , , , , , , ,

Permainan ‘Sedang Apa’ pasti banyak yang mengetahui bahkan melakukannya. Permaianan yang dilakukan oleh 2 kelompok dengan menyanyikan lagu sedang apa secara bergantian. Syaratnya, kata pertama dalam lirik lagu Sedang Apa harus mengulangi kata kedua yang dinyanyikan kelompok sebelumnya. Sedangkan kata kedua harus berkaitan dengan kata pertama. Sederhana, menyenangkan, meriah, dan ternyata mampu memunculkan pemimpin.

Terbukti ketika saya harus melatih adik-adik Pramuka yang baru naik golongan dari Pramuka Siaga menjadi Pramuka Penggalang. Lantaran sebelumnya mereka dilatih oleh Pembina Siaga saya masih buta dengan karakteristik mereka termasuk siapa yang mempunyai bakat menjadi pemimpin. Sebuah start yang kurang mulus.

(more…)

Lauk Pengemis Itupun Paha Ayam

90 comments

Posted on 22nd April 2010 by akubiru in biru hati

, , , , , , , ,

Lauk pengemis itupun paha ayam, padahal di sampingnya, aku harus rela sarapan nasi pecel berlauk tempe goreng. Untung saat duduk bersebelahan di dalam warung sederhana itu saya tidak tahu kalau pemesan opor paha ayam itu pengemis. Sehingga saya tidak merasa gengsi kemudian ikut-ikutan menambahkan dada ayam goreng dalam menu sarapanku pagi tadi.

Pagi tadi saya menyempatkan diri untuk menengok seorang sahabat yang merintis usaha di sebuah pasar tradisional. Support seorang sahabat, meskipun hanya menemani duduk sambil ngobrol, saya kira akan menjadi motivasi yang cukup bermakna pada sebuah usaha yang tengah dirintis. Nah, sebelumnya saya menyempatkan diri untuk sarapan nasi pecel berlauk tempe goreng dan segelas teh manis di sebuah warung sederhana di depan pasar tradisional. Saat itulah saya duduk bersebelahan dengan seorang anak perempuan berusia belasan tahun yang sarapan berlauk paha ayam. Anak perempuan itu kemudian saya ketahui sebagai seorang pengemis.

(more…)

Disiplin Waktu dan Jam yang Berbeda

38 comments

Posted on 13th March 2010 by akubiru in biru hati | kisah

, , , , , , , ,

Disiplin waktu menjadi salah satu jargon yang sering kali dilanggar di Indonesia. Saking seringnya, tidak jarang orang-orang Indonesia yang berusaha disiplin dan menepati waktu justru dianggap aneh dan langka. Bahkan seorang sahabat saya yang sejak saya kenal selalu disiplin waktu, menepati janji sesuai waktu yang ditentukan dan tidak pernah telat dalam setiap kali acara, dianggap sebagai ‘bukan orang’ Indonesia.

Disiplin waktu malah menciptakan sebuah budaya ‘khas’ di Indonesia; jam karet. Saya yakin penggunaan istilah ‘karet’ bukan bagian dari promosi Indonesia yang pernah berjaya sebagai pengeksport karet terbesar di dunia.

(more…)